Hadi (Kampret 4)


        Hadi Suryono adalah nama lengkap dari kampret 4, lahir di ujung tiang bendera pada tanggal 31-Agustus-1988. Menurut hasil wawancara yang dilakukan oleh repoter gila, hadi mengaku orang asli jawa dan mempunyai darah kotor (bukan darah biru). Setelah oleh 5 kampret hadi disiksa, didera dan di mangsa akhirnya hadi mengaku kalo dirinya adalah hasil blasteran jawa dan padang, ya mana mungkin hadi orang jawa asli, kalo emang hadi orang jawa asli pasti namanya menjadi HODO SORYONO (orang jawa kan namanya identik dengn huruf O). Kampret yang ngefans lazio dan persikabo ini mempunyai 3 keanehan, yang pertama adalah : ketidakmauan hadi untuk makan di restoran bu Dewo, padahal makanan di bu dewo lumayan enak, sampe-sampe banyak anak kampus yang makan di bu dewo kecuali ya si hadi ini. Menurut gosip yang terdengar di area sekitar kampus, kenapa hadi engga mau makan di bu dewo adalah karena : !#$%^^&*% &*(%&*(%g *&^&*^&(^*( &&%^%#$&*() &*%#@#$%^*& *@##%^%& *&^$^#%# %^^%$^ &&^ #$%$% ^^^%& *%* (jika tulisan yang bercetak tebal menjadi tidak terbaca, itu bukan kerusakan pada komputer anda tapi itu karena ada sensor yang dilakukan oleh Badan Sensor Engga Jelas (BSEJ)).


Yang kedua, Hadi adalah salah satu manusia pembawa virus tersukses di kampus dan sampai sekarang dia masih belum tertangkap oleh Badan Kesehatan Republik Indonesia (BKRI). Ya… kalo dia bawa virus komputer sih masih mending, tapi hadi malah membawa virus flu dan virus bersin naga, gw sih maklum, dengan “komposisi otak setaraf anak SLB yang lagi kebingungan mikir 1+1= berapa” mana mungkin hadi bisa membuat virus komputer, ngelap ingusnya yang meler saja susah. Dan lebih celakanya lagi virus yang di bawa hadi dengan senantiasa langsung menyebar ke seluruh pelosok kampus, dan tambah celakanya lagi orang yang biasanya terjangkit “virus flu dan bersin naga” yang pertama kali adalah gw (ckck nasib-nasib).


Yang ketiga adalah tidak sukanya hadi dengan sinetron “Cinta Fitri” apalagi dengan “Cinta Fitri Season 2”, mungkin ada suatu kenangan pahit di sinetron itu sehingga hadi menjadi trauma kalo menonton sinetron itu. Padahal gw dan kampret lainnya udah mati-matian nanyain kenapa hadi engga mau nonton sinetron itu, eh hadi malah membisu dan terdiam kayak waria lagi engga ada kerjaan. Menurut kabar burung yang gw dengar (entah burungnya siapa), alasan kenapa hadi engga suka nonton sinetron cinta fitri adalah karena: #%$&$%$ %&^$&$ $&$%^&%^ %&$%$ &$#@! @#$^*& &!@##% ^!$%# &&% %#@% @#%& ^%&$# %$%^#%^#$&$&$^#%^ (maaf lagi-lagi ada sensor, karena kata-kata ini tidak pantas di baca oleh nenek-nenek yang lagi berenang, yaiyalah).


Anak penghuni wilayah bogor ini mempunyai satu kelebihan, yaitu dia jago dalam permainan game terutama PS2 WE (Winning Eleven), hampir di setiap permainan gw selalu kalah ngelawan hadi, dari seratus sembilan puluh lima (195) pertandingan ngelawan hadi, gw cuma menang satu kali doang, gw ulangin lagi : satu kali doang, bayangkan sodara-sodara gw cuma menang satu kali doang, sakit hatiku….(gaya ruben kelelep di empang), tapi ternyata pas hadi ngikutin perlombaan PS2 di kampus, hadi dengan suksesnya kalah di pertandingan pembuka (tragis banget nasib lu di…. Mending mulai dari sekarang lu berhenti main PS lagi di, wakakakakaakak ). mungkin di setiap pertandingan jenis apapun hadi selalu engga pernah hoki, contohnya aja di pertandingan futsal yang diadakan kampus, hadi dengan sukses melakukan gol bunuh diri yang sangat indah yang menyebabkan tim kita tersingkir dari turnamen tersebut (ckk… hadi lu emang biang kekalahan dari tim kita, itu udah jelas banget, emang lu di bayar berapa ama tim lawan buat cetak gol bunuh diri di? Wakakakakakak becanda men piss).


Akhir-akhir ini hadi mempunyai permainan yang agak berbau pornoaksi, yup bener banget permainan tersebut adalah “Cubit tetek temen”, emang permainan tersebut di ciptakan oleh salah satu tayangan televisi, tapi hadi adalah orang yang mem-PROKLAMASI-kan permainan “cubit tetek temen” di kampus. Permainan ini pun langsung memakan korban, korban pertama yang diakibatkan oleh permainan biadab ini adalah kampret satu (Iwan). Iwan yang ternyata sering nongkrong di tawang lawang ini langsung menjadi murka dan bermuka sangar saat hadi dengan biadab melakukan permainan itu. Tapi sekarang suasana sudah kembali aman dan kondusif sejak trias (pimpinan kelompok kampret strezz) membubarkan permainan “cubit tetek temen” milik hadi, dan pada tanggal 10-April-2008 permainan “cubit tetek temen” ciptaan hadi secara resmi di bubarkan. Untuk permainan “cubit tetek temen” pergilah engkau dalam damai (RIP).